Foto Selebritis Di Koran Pikiran Rakyat

Jadi selebritis emang menyenangkan. Sering diberitain di koran, digosipin di inpotenmen, jadi narasumber talkshow politik yang sebenernya si selebritis mungkin gak ngerti sama sekali, bahkan dijadiin penglaris untuk usaha najis kayak “SMS yang kamu terima langsung dari HP saya” yang per-SMS-nya bisa 1000-2000 rupiah. Intinya, selebritis punya nilai jual.

Gw bukan selebritis. Bukan pula pengidap bronkhitis ataupun hepatitis. OK, kalimat terakhir sangat luar biasa jayus dan menjijikkan sekali. Enak aja ngasih akhiran “is”, ada rima kayak puisi. Lalu, kenapa judul postingan ini make kata selebritis?

Continue reading

Poster Pemilu : Siapakah Mariana Deden?

Pemilu 2009 sebentar lagi. Para caleg dari berbagai partai mulai ngiklanin diri masing-masing. Mulai dari caleg abg bau kencur yang gw jamin gak ngerti apa-apa tentang politik (jadi caleg palingan karena dia artis, atau punya duit), sampe caleg senior yang gak bosen-bosennya untuk duduk di legislatif. Berhubung banyak yang “kurang dikenal” publik, sarana kampanye dengan poster dan gambar muka masing-masing caleg jadi pilihan para caleg itu. Sayangnya, banyak dari caleg itu yang gak sadar bahwa tampang mereka gak enak dipandang, dan malah bikin rusak pemandangan.

Bener itu. Males banget gak sih liat selebaran gak penting dari para caleg gak jelas dimana-mana? Mending kalo cantik kayak Luna Maya. Atau, kalo ganteng kayak gw…. Errggghhhhhhh…. Contohnya gak pas ya? Intinya, kalo iklan seriusan, kan pemasangan poster/banner/billboard bakal “relatif rapih”. Trus, si modelnya juga enak dipandang, atau minimal konsep iklannya jelas. Lah, para caleg ini begimana?

Continue reading